Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Renjana di Ujung Sandyakala

Gambar
Entah sejak kapan kita mulai jarang berbicang. mungkin, saat aku mulai lelah berteriak dan kau berhenti mendengar. Atau mungkin, saat aku dan kau sudah lupa bahwa kita punya indera. Sekarang, kita sedang berada di hampa. Tak ada medium untuk merambatkan asmaraloka di antara kita. Atau, tak becus lagi kah ujung-ujung neuron yang terhubung ke reseptor kita? Sehingga, tak tersampaikan pesanku ke hatimu dan terabai pesanmu oleh ku. Renjana di ujung sandyakala. Apakah akan benar-benar hilang di waktu berbintang? Atau dengan rendah hati, kita saling menyapa selamat pagi, esok  saat indah arunika. (Smartkuriesiregar)

Melankolia

Gambar
Hai jiwa yang indah,  Yang menebar wangi dalam udara yang ku hela,  yang menjadi titik-titik air pagi hari di ujung-ujung rumput manis,  saat aku menari-nari menyambut matahari.  Apa kabar?  Kamu terkonversi menjadi apa sekarang?  Hei, Ku ingat satu di antara hari kita, waktu itu.  Dalam sandyakala,  kita asik menyeruput kopi favorit kita sambil berbincang tentang fisika,  tentang wanitamu,  anak lelakimu,  anak perempuanmu yang selain aku,  lelakiku yang selain kamu,  tentang fana,  tentang indah,  amerta  dan tentang menabur bibit bunga-bunga surga.  Ahh, pecah rinduku.  Sampai bertemu lagi, sayangku!   (smartkuriesiregar)